Bercin-ta Dalam Islam (7):Istri Dianjurkan Tidak Menolak Ajakan Hubungan Intim Suami

Ketujuh: Istri hendaklah tidak menolak ketika diajak hubungan intim oleh suaminya

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ


“Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas si istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Bukhari no. 5193 dan Muslim no. 1436). Namun jika istri ada halangan, seperti sakit atau kecapekan, maka itu termasuk uzur dan suami harus memaklumi hal ini. 


Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Ini adalah dalil haramnya wanita enggan mendatangi ranjang jika tidak ada uzur. Termasuk haid bukanlah uzur karena suami masih bisa menikmati istri di atas kemaluannya.” (Syarh Shahih Muslim, 10: 7)

Pelajaran ketujuh ini seyogyanya dibaca dipahami dan diamalkan oleh para istri para wanita muslimah. Sehingga keharmonisan keluarga dapat terus terjaga dan biduk rumah tangga dapat terus berjalan.

Tidak ada agama di dunia ini yang menyukai adanya perceraian. Dalam islam perceraian ddalah hal yang dibenci oleh Alloh. Preventif dari p[erceraian adalah dengan mengamalkan pelajaran nomor 7 ini.

My Blog List